Sabtu, 17 Desember 2016

Hal - Hal yang Mengasikan Selain Menikmati Pemandangan di Umbul Sidomukti

Selain terkenal dengan lumpia-nya, Semarang juga memiliki beberapa tempat destinasi wisata yang menarik, yaitu Umbul Sidomukti yang terletak di lereng gunung Ungaran tepatnya berada di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan, Semarang Tengah.
Penasaran aktivitas menyenangkan apa saja yang bisa dilakukan di tempat ini? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini:



1. Menikmati matahari terbit


Menikmati matahari terbit juga bisa dilakukan di Umbul Sidomukti ini. Ada beberapa spot yang bisa dituju untuk menyaksikan matahari terbit dan bisa Anda pilih. Akan lebih baik lagi kalau Anda bermalam di penginapan yang banyak terdapat di lokasi Umbul Sidomukti ini sehingga akan lebih nyaman saat menunggu matahari terbit.

2. Berkemah


Kalau Anda suka berkemah namun merasa mendaki gunung terlalu melahkan, maka pilihlah Umbul Sidomukti sebagai lokasi berkemah. Camping ground ini berlokasi sekitar 1,5 kilometer dari Umbul Sidomukti dan bisa ditempuh dengan trekking. Jalurnya tidak terlalu sulit kok, dan bisa ditempuh oleh anak-anak maupun orang yang tidak terbiasa mendaki.

Namun kalau Anda ingin bermalam dengan lebih nyaman, bisa menginap di beberapa vila yang ada di lokasi Umbul Sidomukti.

3. Piknik dan menjelajah alam dengan ATV

Di lokasi Umbul Sidomukti Anda juga bisa menjelajahi alam sekitar dan menikmati pemandangan sambil menaiki ATV yang disewakan untuk para pengunjung. Jalur yang cukup aman akan membuat Anda bisa menaiki ATV dengan nyaman. Aktivitas ini aman juga kok, untuk anak-anak yang sudah bisa mengendarai ATV sendiri.

Tak hanya itu saja, Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berkunjung ke Gua Tirta Mulya yang terletak tak jauh dari Umbul Sidomukti. Di tempat ini Anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan gua yang megah. Jangan lupa berfoto dengan latar belakang Gua Tirta Mulya untuk kenang-kenangan.
Untuk menuju Umbul Sidomukti dengan kendaraan pribadi, Anda membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari pusat Kota Semarang. Jalurnya adalah melalui pintu tol Gayamsari atau Krapyak (untuk yang berangkat dari arah Jakarta), kemudian terus sampai Pom Bensin Lemah Abang. Tak jauh dari situ, ambil belokan kanan menuju arah Bandungan hingga ke pertigaan Jimbaran. Sesampainya di lokasi ini Anda akan melihat banyak papan petunjuk menuju Umbul Sidomukti.
Lokasi wisata alam ini termasuk alternative liburan yang murah meriah. Biaya masuk ke lokasi ini hanya Rp 10 ribu per orang. Untuk menikmati wahana lainnya, Anda dikenakan biaya antara Rp 6 ribu hingga Rp 12 ribu tergantung jenisnya. Sementara itu untuk menyewa ATV, akan dikenakan biaya Rp 20 ribu untuk 3 kali putaran. Di tempat ini Anda juga bisa menyewa kuda dengan harga Rp 100 ribu selama 1 jam.

4. Renang

Di Umbul Sidomukti terdapat kolam renang yang terletak di antara 2 buah jurang dengan ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut. Inilah yang membuat taman renang Umbul Sidomukti menjadi salah satu taman renang tertinggi di Indonesia. Sambil menikmati segarnya air yang jernih, Anda juga bisa menyaksikan pemandangan dari ketinggian.
Air di kolam renang Umbul Sidomukti ini berasal dari mata air atau tuk yang bernama Ngetihan dan Watu Payung. Ada 4 kolam renang bertingkat dengan kedalam berbeda yang semua airnya berasal langsung dari sumber. Jadi saat berenang di tempat ini, Anda tak akan mengalami mata pedih karena kandungan kaporit yang biasa di dalam kolam renang pada umumnya.


5. Merasakan serunya flying fox

Tak cuma berenang dan menikmati pemandangan, Anda juga bisa memacu adrenalin di wisata alam Umbul Sidomukti. Dengan lintasan sepanjang 110 meter dan ketinggian 70 meter dari lembah yang ada di bawah area flying fox, Anda bisa merasakan serunya meluncur di ketinggian sambil menikmati pemandangan Gunung Ungaran.

Selain flying fox, ada juga wahana outbond Marina Bridge yang cukup menantang. Jembatan sempit yang terbuat dari kayu dan menggantung di ketinggian ini mengharuskan Anda untuk mengatur keseimbangan hingga berhasil tiba di sisi lainnya. Wahana cocok ini cocok sekali untuk melatih keberanian buah hati.


Jumat, 05 Agustus 2016

kuliner khas Jogja yang wajib dicoba

Lengkapi travelingmu di Jogja dengan mencicipi aneka kuliner khas kota Bakpia. Banyak yang bilang jika kuliner Jogja didominasi oleh rasa manis, nyatanya setelah berkeliling mencicipi satu per satu makanan khasnya banyak sekali warna rasa makanan yang ditawarkan mulai dari manis, asam, asin hingga pedas semua tersedia.
Liburan tanpa mencoba makanan khas di daerah tersebut rasanya seperti sayur tanpa garam. Apalagi jika tujuan travelingmu adalah Jogja, yang notabene dikenal memiliki banyak sekali kuliner lezat penggugah selera. Tak heran jika kemudian daerah ini mengemban gelar sebagai daerah istimewa. Ke Jogja, lupakan diet! Mari kita berburu aneka kuliner khas yang siap menggoyang lidah.

 1. Gudeg

Gudeg 

Kelaparan saat liburan di Jogja? Jangan pesan neko-neko dulu sebab ada menu wajib yang harus kamu cicipi sebelum makan makanan yang lainnya yaitu gudeg. Lucu sekali jika kamu jalan-jalan di kota ini tapi tidak mencicipi kuliner yang telah menjadi khasnya Jogja selama puluhan tahun. Ibarat kata nih, kamu belum ke Jogja jika belum merasakan yang namanya gudeg.
Gudeg Jogja terbuat dari nangka muda yang dimasak menggunakan kuah santan penuh rempah-rempah dan dimasak hingga kering.
Gambargudeg
Jogja dikenal pula sebagai kota Gudeg. Gudeg sendiri adalah makanan khas yang berbahan baku nangka muda atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan sebutan gori. Gori ini dimasak dengan bumbu santan yang kaya akan rempah-rempah lalu dimasak hingga kering. Umumnya gudeg akan disajikan bersama dengan sambal goreng kulit sapi pedas, telur, tahu, tempe, ayam opor hingga ayam bacem. Kuliner yang satu ini sangat mudah dijumpai di setiap sudut kota Jogja. Namun ada satu tempat yang sudah tersohor sebagai langganan traveler yaitu di daerah Wijilan yang tidak jauh dari kompleks keraton.

2. Manggar Manding

Manggar manding

Manggar adalah sebutan bahasa Jawa untuk bunga kelapa yang masih muda. So bisa ditebak jika makanan yang berikutnya ini pastilah berbahan dasar bunga kelapa. Namun cara memasaknya tidak asing sebab menu satu ini adalah turunan dari gudeg. Yap, gudeg memang sangat identik dengan nangka muda sebagai bahan bakunya namun ternyata gudeg ini punya turunan yang disebut dengan manggar manding.
Gambarmanggarmanding
Banyak orang yang menyebut manggar manding ini dengan sebutan gudeg manggar. Konon gudeg jenis ini telah menjadi makanan favorit sejak zaman kerajaan bahkan kerap dihidangkan sebagai menu istimewa artinya kalau kamu makan manggar manding berarti kamu telah mencicipi makanan istimewa kerajaan. Kata warga setempat gudeg manggar ini memiliki khasiat dapat memancarakan kecantikan penikmatnya. Jadi zaman dahulu para puteri raja sangat suka dengan makanan ini. Gudeg manggar biasanya dapat dijumpai di berbagai warung makan yang menjual gudeg, atau jika kesulitan mencari kamu bisa pergi ke alamat Jalan Parangtritis Km 11,5, Manding, Bantul, Yogyakarta.

3. Angkringan
Angkringan


Angkringan bukanlah nama suatu makanan namun ini adalah sebuah jenis warung makan yang menggunakan gerobak sebagai lapaknya. Angkringan ini banyak dijumpai di Jogja dan Klaten yang memang dikenal sebagai daerah asalnya. Umumnya menu yang dijual di tempat ini cukup beragam mulai dari nasi kucing, tahu dan tempat bacem, aneka minuman seperti teh, kopi dan jahe.
Gambarangkringan
Angkringan yang menjadi andalan traveler saat berkunjung ke Jogja adalah Angkringan Lik Man yang katanya telah ada sejak tahun 1969 dan menjadi yang pertama ada di kota Pelajar itu. Angkringan ini bisa kamu jumpai di kawasan Stasiun Tugu dan buka hingga tengah malam. Menu favorit pembeli adalah kopi joss, yaitu minuman kopi yang diberi bara arang sehingga menghasilkan rasa yang khas.

4. Sayur Brongkos
Sayur Brongkos
Ingin merasakan makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono X? Nah ini saatnya kamu mencicipi makanan khas yang bernama sayur brongkos. Kuliner khas Jogja ini konon adalah warisan leluhur yang hingga kini masih terjaga. Bisa dibayangkan dong jika ini adalah menu istimewa kerajaan zaman dahulu.
Gambarsayurbrongkos
Sayur brongkos terbuat dari tahu, tempe, dan kacang tolo yang dipadukan dengan kuah santan kental dan kaldu daging segar. Karena menggunakan bumbu keluwak maka kuah santannya berwarna hitam. Menilik rasanya cukup manis, gurih dan pedas jadi satu sehingga menjadi kombinasi rasa yang lezat. Warung makan yang menjual sayur brongkos di Jogja adalah Brongkos Bu Padmo di di Tempel, Sleman, di bawah jembatan Krasak dan brongkos dari RM Handayani di dekat alun-alun selatan.

Itu tadi makanan khas dari Jogja yang lezat dan wajib kamu cicipi saat liburan disana. 

Selasa, 26 Juli 2016

Pulau Bair, Raja Ampat di Maluku

Pulau Bair maluku



Pulau Bair adalah sebuah surga wisata kecil di daerah kei kecil tepatnya di Tual yang sangat indah. Airnya sangat jernih dan tenang, bersih dan mempesona. Keindahannya menjadi primadona kecil untuk saat ini. Keunikannya dan daya tariknya yang sungguh memikat perhatian menjadikan pula Bair sebagai salah satu destinasi yang sangat wajib untuk dikunjungi.

Bukan saja tebing karang dan pepohonan hijau serta pasir putih yang yang membuat jatuh hati, disini juga ber-snorkling, sangat menjanjikan karna bisa menemui ikan hiu kecil yang senang bermain ditepi pantai.

Akses menunju pulau Bair terbilang sangat mudah. Adanya. Bagi wisatawan lokal untuk menuju pulau Bair sangatlah gampang karena bisa menempuh langsung lewat perjalanan laut. Untuk wisatawan lainnya bisa menggunakan kapal laut yang akan berdermaga di pelabuhan Yosudarso Tual.

Perjalanan menuju pulau Kei memang mahal, tapi percayalah, semuanya akan terbayar karena eksotik alam Kei yang menakjubkan.


Akses ke pulau Bair:

Jika anda menggunakan pesawat, maka anda akan mendarat di bandara yang terletak di desa Ibra. Untuk menuju penginapan bisa menggunakan jasa ojek sebesar Rp.15.000 atau angkot Rp.5.000 per orang, atau meyewa mobil sebesar Rp.150.000. Anda tinggal memilih mau menginap di Langgur atau langsung ke kota Tual. Kalau dari Bandara langsung ke kota Tual maka biayanya tentu akan bertambah.

Jika anda menggunakan kapal laut, untuk menuju penginapan sudah sangatlah mudah. hanya dengan berjalan kaki atau naik ojek dengan tarif Rp.5000.

Perjalanan menuju ke pulau Bair bisa menggunakan angkot dengan tarif Rp.5000 per orang. Anda akan singgah terebih dahulu di desa Dullah untuk memesan tiket speed boat dengan tarif Rp.50.000 per orang. Perjalanan dari desa Dullah menuju pulau Bair menghabiskan waktu sekitar 1 jam perjalanan. namun jangan cemas, karena sepanjang perjalanan, mata anda akan disuguhkan pemandangan yang sangat keren. Jangan lewatkan kesempatan terbaik untuk melepaskan diri anda dari segala hiruk pikuk kota dan pekerjaan yang meguras tenaga dan waktu. Saatnya pasiar ke pulau Bair untuk merasakan sensasinya, membuat anda bebas, puas dan menyenangkan.

Jumat, 22 Juli 2016

Pulau Dewata Menawarkan Pesona Air Terjun Tukad Unda

Tukad Unda

Bukan rahasia umum lagi kalau pulau dewata menawarkan pesona banyak pantai yang begitu memukau. Tapi, bukan berarti Bali tidak mempunyai daya tarik wisata lainnya. Pesona alam Bali pada dasarnya memang sudah sangat cantik.
Salah satu tempat wisata yang cukup menarik di Bali adalah air terjun Tukad Unda. Air terjun ini sebenarnya bukan air terjun alami yang berada di hutan atau semacamnya. Namun, dijamin kamu akan meras senang berada di air terjun ini.
Air terjun Tekad Unda berada di daerah Klungkung. Dulunya, air terjun ini terbentuk karena adanya sebuah dam/bendungan. Bendungan tersebut melebar dan membuat aliran sungai menjadi dua tingkat sehingga terbentuk sebuah air terjun di bendungan tersebut.
Meskipun bukan air terjun alami, pesona air terjun ini nyatanya cukup menarik para wisatawan. Bentuknya yang melebar sekilas terlihat seperti tirai raksasa yang menutup sebuah jendela. Tepat dibawah air terjun terdapat area datar yang bisa digunakan untuk bermain air. Banyak anak-anak yang sering bermain di air terjun ini.
Karena bentuknya yang cukup menarik, air terjun Tekad Unda sering dijadikan tempat foto pre-wedding para pasangan muda yang melangsungkan pernikahan. Berbagai konsep digunakan untuk membuat foto pre-wedding terlihat romantis dan lebih berkesan. Para pasangan yang melangsungkan foto pre-wedding disini umumnya akan berdiri din area datar tepat dibawah air terjun Tekad Unda ini. dan menjadikan air terjun yang melebar seperti halnya tirai sebagai background yang menarik.

Jika kamu sedang liburan ke Bali dan ingin mencari objek wisata selain pantai, AirTerjun Tekad Unda ini bisa masuk dalam daftar tempat yang akan kamu kunjungi.

Kamis, 21 Juli 2016

Menyaksikan Sunrise Borobudur dari Ketinggian di Bukit Punthuk Setumbu

Bukit Punthuk Setumbu



Bukit Punthuk Setumbu merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan sunrise dengan latar Gunung Merapi Merbabu. Dari tempat ini wisatawan juga bisa melihat megahnya Candi Borobudur di pagi hari yang terkurung lauatan kabut.
Eksotisme pemandangan mentari yang terbit di pagi hari selalu menjadi magnet yang memukau bagi para wisatawan. Karena itu tak heran jika tempat-tempat wisata yang menyajikan pemandangan sunrise selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sebut saja Gunung Bromo di Jawa Timur, Bukit Sikunir di Dieng Jawa Tengah, dan Bukit Punthuk Setumbu di Magelang.
Dari ketiga tempat tersebut, Bukit Punthuk Setumbu memiliki pemandangan pagi yang berbeda. Selain bisa menyaksikan mentari yang terbit perlahan dari Gunung Merapi atau Merbabu, wisatawan juga bisa menyaksikan kemegahan Candi Borobudur dari ketinggian. Tentu saja ini menjadi keuntungan tersendiri. Tak heran jika akhirnya Punthuk Setumbu menjadi lokasi favorit menyaksikan sunrise bagi wisatawan asing dan juga spot favorit para fotografer.
Punthuk Setumbu merupakan sebuah bukit setinggi kurang lebih 400 meter dpl yang terletak di gugusan Pegunungan Menoreh. Dulunya tempat ini merupakan ladang penduduk. Namun setelah seorang fotografer mengabadikan gambar sunrise borobudur nan apik dari tempat ini, orang-orang pun berdatangan untuk mengunjungi tempat ini guna menyaksikan sunrise.
Wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan Borobudur di kala fajar disarankan untuk tiba di tempat ini sebelum pukul 05.00 WIB. Dari parkiran yang ada di kaki bukit, wisatawan harus trekking sekitar 15 menit untuk mencapai puncak dengan rute berupa jalan makadam dan tanah. Bagi yang tidak kuat trekking hingga puncak, tak jauh dari tempat parkir terdapat gazebo di mana wisatawan sudah bisa menyaksikan Borobudur dari kejauhan.
Puncak Punthuk Setumbu berupa pelataran luas yang dikelilingi pagar pembatas. Di tempat ini terdapat rumah panggung, gazebo, dan kursi-kursi kayu yang bisa digunakan duduk menanti mentari terbit. Meskipun perjalanan treking di pagi hari sedikit melelahkan, namun hal tersebut akan terbayar lunas saat menyaksikan sapuan kabut borobudur yang perlahan terangkat naik dan mentari yang muncul dari balik gunung dengan malu-malu.

Waktu Terbaik Mengunjungi Bukit Puntuk Setumbu
Bagi wisatawan maupun fotografer yang ingin mengabadikan sunrise dari Punthuk Setumbu, maka waktu terbaik untuk datang ke tempat ini adalah saat musim kemarau yaitu sekitar bulan Juni hingga Agustus. Pada bulan-bulan ini matahari dapat terlihat dengan jelas tanpa diselimuti mendung sehingga bisa mendapatkan momen yang indah. Selain itu trek menuju bukit tidak becek seperti saat musim hujan. Sedangkan jika ingin memotret Candi Borobudur berselimutkan kabut, pengunjung bisa datang kapan saja.

Lokasi dan Akses Menuju Bukit Punthuk Setumbu
Bukit Punthuk Setumbu terletak tidak jauh dari Candi Borobudur, tepatnya di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang. Dari Yogyakarta dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Wisatawan yang ingin menikmati keindahan sunrise dari Bukit Punthuk Setumbu wajib membayar retribusi sebesar Rp 15.000 / orang.

Untuk mencapai bukit ini bukanlah perkara yang sulit sebab sudah terdapat petunjuk arah menuju lokasi. Dari depan Taman Wisata Candi Borobudur silahkan melaju menuju Hotel Manohara, kemudian lurus terus ke arah perbukitan Menoreh. Tidak jauh dari situ ada pertigaan dan petunjuk arah bertuliskan Borobudur Nirvana Sunrise. Silahkan belok kanan mengikuti petunjuk arah hingga sampai di tempat parkir Bukit Punthuk Setumbu.

Rabu, 20 Juli 2016

Menikmati Pesona Goa Terindah di Asia Tenggara, Goa Gong

Gua Gong



Goa Gong di Pacitan Jawa Timur adalah salah satu tempat wisata yang populer dan memegang predikat sebagai wisata goa terindah se-Asia Tenggara. Pesona Goa Gong ini bersumber dari panorama insah stalaktit dan stalagmit yang dapat pengunjung temui saat menyusuri goa ini selama kurang lebih 2 jam.

Goa Gong berada di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan , Jawa Timur. Berjarak sekitar 37km arah barat dari pusat kota Pacitan. Objek wisata Goa Gong ini dikelilingi oleh pegunungan, sebelah utara adalah gunung Manyar, sebelah selatan gunung Karang Pulut, sebelah timur Gunung Gede, dan sebelah barat gunung Grugah. Keempat gunung ini gunung non-aktif.
Goa Gong Pacitan memiliki kedalaman goa sepanjang 256 meter dan memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun. Goa ini muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam.
Berdasarkan kisah masyarakat lokal, goa ini dinamai sebagai Goa Gong adalah karena masyarakat kerap mendengar adanya suara gema tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong adalah salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. Suara seperti gong dari dalam goa ini adalah hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang dihasilkannya terdengar harmonis dan indah, bahkan jika Anda berada di pintu masuk goa tersebut.


Gua Gong

Wisata Goa Gong Pacitan
Jika pengunjung ingin menikmati pesona Goa Gong Pacitan yang sungguh kaya akan keindahan stalaktit (mineral sekunder yang menggantung di langit goa) dan stalagmit (batuan kapur yang berbentuk meruncing dan terdapat di lantai goa), untuk masuk ke dalam pengunjung dapat membayar tiket masuk Goa Gong sebesar Rp 5.000, per orang.
Stalaktit dan stalagmit di Goa Gong Pacitan ini akan mengalami pertumbuhan memanjang melalui proses alami akibat reaksi oksidasi atau reaksi kimia antara udara dengan air. Rata-rata pertumbuhan panjang stalaktit dan stalakit di goa ini berkisar antara 0.1 hingga 0.13 mm per tahun.
Saat mengunjungi Goa Gong Pacitan, pengunjung akan diajak menyusuri tangga dan menyaksikan berbagai pemandangan gong cave, shawl drappery (stalaktit yang meneteskan air), rekahan endapan kalsium, dan tetesan air di ujung-ujung goa yang membentuk laksana danau kecil.
Ketika menyusuri goa, pengunjung sebaiknya tetap berhati-hati karena genangan air yang menetes dari stalakmit menjadikan lantai goa ini cukup licin. Anda mungkin akan mudah terpeleset jika tidak berhati-hati melangkah.

Setelah penyusuran selesai dan keluar dari dalam goa, pengunjung melihat banyaknya pedagang yang menjajakan dagangan, mulai dari aneka makanan, minuman, hingga souvenir foto goa atau lukisan wajah yang dapat dibawa pulang sebagai cinderamata. Umumnya harga yang ditawarkan untuk souvenir ini berkisar dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per item.